Jumat, 16 Mei 2014

PENGERTIAN QUANTUM COMPUTING , IMPLEMENTASI QUANTUM COMPUTING DAN ALGORITMA QUANTUM COMPUTING

Pada postingan kali ini saya akan membahas tentang Quantum Computing, mungkin istilah ini cukup asing untuk kita, mungkin hanya beberapa atau sebagian saja dari pembaca yang mengetahui apa itu Quantum Computing oleh karena itu maka saya akan menjelaskan apa itu Quantum Computing, Implementasinya dan Algoritma yang digunakan dalam Quantum Computing itu sendiri, saya berharap setelah para pembaca membaca tulisan saya sedikit banyak pembaca jadi lebih mengetahui bahkan memahami apa itu Quantum Computing.. hehehe..
Baiklah sepertinya sudah terlalu lama saya berbasa basinya, okey kita mulai saja y dari pengertian Quantum Computing..
Pengertian Quantum Computing
Quantum Computing terdiri dari dua kata yaitu Quantum dan Computing,, Apa sich Quantum itu?.. Quantum adalah Istilah Quanta (plural: quantum) dipopulerkan oleh fisika, yang merujuk pada satuan terkecil dari cahaya (foton). Penemuan sifat partikel (selain sifat gelombang) cahaya ini memulai perkembangan baru fisika, meloncat dari konsep klasik kepada konsep yang lebih modern, lazim dikenal sebagai fisika kuantum atau juga fisika modern. Untuk memahaminya mau gak mau mesti kenal barang sedikit fisika klasik (newtonian, maxwellian) dan fundamentalnya perubahan paradigma yang diperkenalkan fisika kuantum. Selanjutnya apa sich pengertian dari Computing itu sendiri?.. Computing komputasi adalah suatu kegiatan menghitung atau memproses suatu inputan atau masukan kepada alat yang namanya komputer lalu komputer itu dengan berbagai cara sesuai pemrograman dan algoritma atau langkah-langkah proses penyelesaian menyelesaikan atau mengatasi masalah yang diinput menghasilkan suatu output atau keluaran yang menyelesaikan suatu masalah.
Nah kita sudah tau pengertian dari Quantum dan Computing itu sendiri, namun jika digabung sebenarnya apa sich pengertian dari kedua kata tersebut,, Quantum Computing adalah memanfaatkan fenomena ‘aneh’ yang disebut sebagai superposisi. Dalam mekanika kuantum, suatu partikel bisa berada dalam dua keadaan sekaligus. Inilah yang disebut keadaan superposisi. Dalam komputer kuantum, selain 0 dan 1 dikenal pula superposisi dari keduanya. Ini berarti keadaannya bisa berupa 0 dan 1, bukan hanya 0  atau 1 seperti di komputer digital biasa. Komputer kuantum tidak menggunakan Bits tetapi QUBITS (Quantum Bits). Karena kemampuannya untuk berada di bermacam keadaan (multiple states), komputer kuantum memiliki potensi untuk melaksanakan berbagai perhitungan secara simultan sehingga jauh lebih cepat dari komputer digital.
Okey,, kita sudah mengetahui pengertian dari Quantum Computing,, namun kita belum tahu Implementasi dari Quantum Computing itu sendiri,, Quantum Computing dapat diimplementasikan kedalam apa saja sich,, menjadi apa saja.. baiklah kita baca lagi yuk postingan saya selanjutnya.. Implementasi Quantum Computing..
Implementasi Quantum Computing
NASA dan Google berbagi sebuah komputer kuantum untuk digunakan di Quantum Artificial Intelligence Lab menggunakan 512 qubit D -Wave Two yang akan digunakan untuk penelitian pembelajaran mesin yang membantu dalam menggunakan jaringan syaraf tiruan untuk mencari set data astronomi planet ekstrasurya dan untuk meningkatkan efisiensi searchs internet dengan menggunakan AI metaheuristik di search engine heuristical . A.I. seperti metaheuristik dapat menyerupai masalah optimisasi global mirip dengan masalah klasik seperti pedagang keliling , koloni semut atau optimasi swarm , yang dapat menavigasi melalui database seperti labirin . Menggunakan partikel terjerat sebagai qubit , algoritma ini bisa dinavigasi jauh lebih cepat daripada komputer konvensional dan dengan lebih banyak variabel . Dengan menggunakan desentralisasi , segerombolan kuantum AI , dimungkinkan untuk mensimulasikan perilaku muncul juga, seperti Langton itu semut , yang bisa melihat munculnya kecerdasan simulasi berbasis kuantum yang bisa pergi sejauh untuk menciptakan robot selular realistis pada komputer.
Penggunaan metaheuristik canggih pada fungsi heuristical lebih rendah dapat melihat simulasi komputer yang dapat memilih sub rutinitas tertentu pada komputer sendiri untuk memecahkan masalah dengan cara yang benar-benar cerdas . Dengan cara ini mesin akan jauh lebih mudah beradaptasi terhadap perubahan data indrawi dan akan mampu berfungsi dengan jauh lebih otomatisasi daripada yang mungkin dengan komputer normal. Selain itu, dimungkinkan untuk menggunakan metaheuristik untuk melakukan koreksi kesalahan pada perangkat lunak menggunakan jaringan syaraf tiruan dengan membandingkan pemecahan sebuah komputer kuantum dengan perangkat lunak program reguler dari komputer biasa masalah dioptimalkan . Karena komputer biasa tidak kuantum mekanik , mereka harus diprogram klasik . Namun, dengan menggunakan metaheuristik kuantum dimungkinkan untuk melakukan optimasi masalah menggunakan kecerdasan buatan pada sebuah komputer kuantum dan kemudian dibandingkan dengan arsitektur baris perintah dalam software konvensional pada komputer klasik , yang mungkin terlalu rumit untuk memodifikasi atau untuk memeriksa untuk kesalahan menggunakan perangkat lunak insinyur manusia.
Baiklah kita sudah mengetahui pengertian dan implementasi dari Quantum Computing setidaknya sudah menambah pengetahuan kita mengenai Qunatum Computing, namun sebenarnya Quantum Computing itu ada algoritmanya tidak sich.. Nah,, muncul pertanyaan lagi kan,, hehhe.. Quantum Computing memiliki beberapa algoritma,, seperti : Algoritma Shor dan Algoritma Grover.. Baiklah saya akan menjelaskan kedua algoritma tersebut.
Algoritma yang digunakan dalam Quantum Computing
Algoritma Shor adalah contoh lanjutan paradigma dasar (berapa banyak waktu komputasi diperlukan untuk menemukan faktor bilangan bulat n-bit?), tapi algoritma ini tampak terisolir dari kebanyakan temuan lain ilmu informasi quantum. Sekilas, itu cuma seperti trik pemrograman cerdik dengan signifikansi fundamental yang kecil. Penampilan tersebut menipu; para periset telah menunjukkan bahwa algoritma Shor bisa ditafsirkan sebagai contoh prosedur untuk menetapkan level energi sistem quantum, sebuah proses yang fundamental. Seiring waktu berjalan dan kita mengisi lebih banyak pada peta, semestinya kian mudah memahami prinsip-prinsip yang mendasari algortima Shor dan algoritma quantum lainnya dan, kita harap, mengembangkan algoritma baru.
      Algoritma Grover adalah sebuah algoritma kuantum untuk mencari database disortir dengan entri N di O ( N1 / 2 ) waktu dan menggunakan O ( log N ) ruang penyimpanan (lihat notasi O besar ) . Lov Grover dirumuskan itu pada tahun 1996 . Dalam model komputasi klasik , mencari database unsorted tidak dapat dilakukan dalam waktu kurang dari waktu linier (jadi hanya mencari melalui setiap item optimal ) . Algoritma Grover menggambarkan bahwa dalam model kuantum pencarian dapat dilakukan lebih cepat dari ini ; sebenarnya waktu kompleksitas O ( N1 / 2 ) adalah asimtotik tercepat mungkin untuk mencari database unsorted dalam model kuantum linear . Ini menyediakan percepatan kuadrat , seperti algoritma kuantum lainnya , yang dapat memberikan percepatan eksponensial atas rekan-rekan mereka klasik . Namun, bahkan percepatan kuadrat cukup besar ketika N besar . Seperti banyak algoritma kuantum , algoritma Grover adalah probabilistik dalam arti bahwa ia memberikan jawaban yang benar dengan probabilitas tinggi . Kemungkinan kegagalan dapat dikurangi dengan mengulangi algoritma .
Sekian postingan saya mengenai Quantum Computing, semoga setelah anda membaca postingan saya anda bisa lebih mengenal dan mengetahui apa itu Quantum Computing,, kurang lebihnya saya mohon maaf dan bila ada tulisan saya yang tidak berkenan mohon dimaafkan.. hehehe.. terimakasih.. J J J Ada beberapa referensi yang saya gunakan dalam menulis artikel ini, berikut daftar referensinya..
Referensi :

Jumat, 18 April 2014

PEMANFAAATAN COULD COMPUTING BESERTA PERUSAHAAN JASA LAYANANNYA



Pada era globalisasi ini, kita membutuhkan segala sesuatu yang serba cepat dan mudah, mungkin dahulu sesuatu yang cepat dan mudah agak sulit kita temui namun untuk sekarang untuk mendapatkan itu semua sudah tidak sulit, kita dapat mengakses data dimanapun dan kapanpun asalkan kita terhubung dalam jaringan internet semuanya sangat cepat untuk sekarang seperti biasanya misalnya da tugas kelompok yang memegang data hanya satu orang jika orang tersebut tidak masuk maka anggota yang lainnya tidak dapat maju untuk mempresntasikan hasil kerja kelompok mereka untuk zaman sekarang harusanya alasan semacam itu sudah tidak berguna karena sekarang kita dapat memanfaatkan could computing, yaitu ita dapat menyimpan data di awan (internet) sehingga jika anggota yang satu tidak hadir, itu tidak akan jadi masalah untuk anggota yang lainnya karena anggota yang lainnya pun dapat mengakses nya, berkat could computing kini semuanya menjadi lebih mudah dan efisien. Baiklah mari kita lihat manfaat apa saja sich yang dapat kita terima dari penggunaan could computing : 

 
Pemanfaatan Cloud Computing

·  Skalabilitas, yaitu dengan cloud computing kita bisa menambah kapasitas penyimpanan data kita tanpa harus membeli peralatan tambahan, misalnya hardisk dll. Kita cukup menambah kapasitas yang disediakan oleh penyedia layanan cloud computing.
·   Aksebilitas, yaitu kita bisa mengakses data kapanpun dan dimanapun kita berada, asal kita terkoneksi dengan internet, sehingga memudahkan kita mengakses data disaat yang penting.
·       Kemanan, yaitu data kita bisa terjamin keamanan nya oleh penyedia layanan cloud computing, sehingga bagi perusahaan yang berbasis IT, data bisa disimpan secara aman di penyedia cloud computing. Itu juga mengurangi biaya yang diperlukan untuk mengamankan data perusahaan.
·       Kreasi, yaitu para user bisa melakukan/mengembangkan kreasi atau project mereka tanpa harus mengirimkan project mereka secara langsung ke perusahaan, tapi user bisa mengirimkan nya lewat penyedia layanan cloud computing.
·   Kecemasan, ketika terjadi bencana alam data milik kita tersimpan aman di cloud meskipun hardisk atau gadget kita rusak
Penggunaan Cloud Computing di berbagai bidang
 1.   Penggunaan Cloud Computing di bidang Kedokteran
Pada bidang ini, oenggunaan teknologi CC seperti hal nya “Telemedicine”, yakni pelayanan di bidang kesehatan jarak jauh. Dimana pasien dan dokter dapat berkonsultasi jarak jauh tanpa tatap muka secara langsung. Baik menggunakan pesawat telepon atau internet.
Telemediine digunakan sebagai transfer data medis elektronik dari satu tempat ke tempat lain via online. Manfaat yang ditawarkan dalam penggunaan Telemedicine sangat banyak, seperti hal nya efektivitas wakti , biaya dan tenaga.
2.   Penggunaan Cloud Computing untuk Perguruan Tinggi
Contoh penerapan untuk perguruan tinggi adalan Sistem Informasi Akademik Digital. Salah satu nya SIAKAD Online. SIAKAD Online merupakan penyedia jasa layanan cloud computing khusu di bidang pendidikan level perguruan tinggi. Pihak kampus sebagai pengguna cukup melakukan pendaftaran secara online. Setelah mendapat konfirmasi dari pihak penyedia layanan, pihak kampus dapat langsung menggunakan sistem informasi akademik dengan fitur-fitur yag telah disediakan oleh penyedia layanan. Sistem ini menerapkan cloud computing model SaaS (Software as a Service). Penggunaan ini tidak membutuhkan adanya pembelian server atau pembuatan aplikasi yang brgiyu rumit. Dan tidak perlu memikirkan atau menegluarkan biaya yang besar untuk pemeliharaan server dan aplikasi. Semua itu sudah menjadi tanggung jawab pihak penyedia layanan. Dengan demikian, penerapan cloud computing dapat dijadikan solusi bagi institusi pemdidikan untuk meningkatkan mutu pendidikan dengan biaya ynag murah. Namun pnerapan cloud computing harus ditunjang juga oleh fasilitas internet.

Perusahaan Jasa Cloud Computing
1.  Google Drive
Google Drive adalah layanan penyimpanan Online yang dimiliki Google. Google Drive diluncurkan pada tanggal 24 April 2012.  Google Drive memberikan kapasitas penyimpanan sebesar 5GB kepada setiap penggunanya. Kapasitas tersebut dapat ditambahkan dengan melakukan pembayaran atau pembelian Storage. Penyimpanan file di Google Drive dapat memudahkan pemilik file dapat mengakses file tersebut kapanpun dan dimanapun dengan menggunakan komputer desktop, laptop, komputer tablet ataupun smartphone. File tersebut juga dapat dengan mudah dibagikan dengan orang lain untuk berbagi pakai ataupun melakukan kolaborasi dalam pengeditan.
2.  Windows Azure
Windows Azure adalah sistem operasi yang berbasis cloud computing, dibuat oleh Microsoft untuk mengembangkan dan mengatur aplikasi serta melayani sebuah jaringan global dari Microsoft Data Centers. Windows Azure yang mendukung berbagai macam bahasa dan alat pemograman. Sistem operasi ini dirilis pada 1 Februari 2010
3.  HP Cloud Service Automation Software
HP Cloud Service Automation Software adalah cloud management software dari Hawlett-Packard yang digunakan oleh perusahaan dan agen pemerintahan untuk mengotomatisasi manajemen cloud berbasis IT-as-a-service. Dari pemesanan, ketentuan dan pension.
Dan masih banyak lagi, dibawah ini adalah perusahaan penyedia jasa Cloud Computing terbaik dan daftar CEO di tahun 2014

 



REFERENSI :