Tampilkan postingan dengan label cloud computing. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label cloud computing. Tampilkan semua postingan

Senin, 16 Juni 2014

Grid Computing



Pengertian Grid Computing
Komputasi grid atau grid computing adalah penggunaan sumber daya komputer secara bersama-sama dimana komputer tersebut terpisah secara geografis. Komputasi grid ini biasanya digunakan untuk memecahkan suatu permasalahan berskala besar.
Berdasarkan tulisan dari Ian Foster (Bapak Grid Computing), terdapat 3 hal yang mengidentifikasi bahwa suatu sistem termasuk di dalam komputasi grid, yaitu:
  1. Sistem tersebut berkoordinasi terhadap sumberdaya komputasi yang tidak berada dalam satu kendali terpusat. Misalnya komputer di Jakarta terhubung dengan komputer di Jayapura, Manado, dan Semarang.
  2. Sistem tersebut menggunakan protokol yang standar dan terbuka, tidak terpaut dengan suatu perusahaan atau produk tertentu. Standar tersebut dibutuhkan dibagian autentikasi, otorisasi, pencarian sumberdaya yang tersedia, dan pengaksesan sumberdaya.
  3. Sistem tersebut bersifat non-trivial (tidak biasa-biasa saja) untuk mencapai kualitas layanan yang canggih.
Pertanyaannya: permasalahan besar seperti apa yang menyebabkan digunakannya komputasi grid? Jawabannya banyak sekali. Komputasi grid ini seringkali digunakan untuk riset yang membutuhkan kemampuan super komputer, misalnya adalah riset iklim, riset untuk menemukan obat, dan sebagainya. Bahkan komputasi grid ini juga digunakan di bidang kesenian.
Lalu mengapa harus menggunakan komputasi grid? bukankah terdapat super komputer yang memiliki kemampuan super power dalam mengolah data? Ya, tetapi harga super komputer itu mahal dan dirasa masih kurang untuk memenuhi kebutuhan dalam riset atau penelitian.

Kelemahan dan kelebihan grid computing :
Berikut ini adalah beberapa konsep dasar dari Komputasi Grid : 
*
Sumber daya dikelola dan dikendalikan secara lokal       
* Sumber daya berbeda dapat mempunyai kebijakan dan mekanisme berbeda,
mencakup sumber daya komputasi dikelola oleh sistem batch berbeda,
* Sistem storage berbeda pada node berbeda, Kebijakan berbeda dipercayakan kepada user yang sama pada sumber daya berbeda pada Grid.·        
* Sifat alami dinamis: Sumber daya dan pengguna dapat sering berubah·       
 
Lingkungan kolaboratif bagi e-community (komunitas elektronik, di internet)Tiga hal yang di-,sharing dalam sebuah sistem grid, antara lain : Resource, Network dan Proses.
Kegunaan / layanan dari sistem grid sendiri adalah untuk melakukan high throughput computing dibidang penelitian, ataupun proses komputasi lain yang memerlukan banyak resource komputer.Secara generik, 

keuntungan dasar dari penerapan komputasi Grid, yaitu:·     
*    
Perkalian dari sumber daya: Resource pool dari CPU dan storage tersedia ketika idle. Lebih cepat dan lebih besar: Komputasi simulasi dan penyelesaian masalah apat berjalan lebih cepat dan mencakup domain yang lebih luas.       
*  Software dan aplikasi: Pool dari aplikasi dan pustaka standard, Akses terhadap model dan perangkat berbeda, Metodologi penelitian yang lebih baik·        
* Data: Akses terhadap sumber data global, dan Hasil penelitian lebih baikIndonesia sudah menggunakan sistem Grid dan diberi nama InGrid (Inherent Grid). 
* Sistem komputasi grid mulai beroperasi pada bulam Maret 2007 dan terus dikembangkan sampai saat ini. Grid ini menghubungkan beberapa perguruan tinggi negeri dan swasta yang tersebar di seluruh Indonesia dan beberapa instansi pemerintahan seperti Badan Meteorologi dan Geofisika .
Secara umum, elemen-elemen dari infrastruktur Grid adalah :
Hardware/Sumber daya (Dibuat tersedia dari site-site berbeda yang terdistribusi secara geografis, mencakup CPU/Storage/Instruments, dll…).
Elemen-elemen dasar dari Middleware ini adalah
         
Keamanan (security). Pengelolaan sumber daya (resource management). Pengelolaan data (data management). Layanan informasi (information services) Solusi bagi middleware yang telah tersedia, di antaranya adalah : Globus Toolkit (Argonne+ISI). LCG/Glite (dari proyek Uni Eropa). Gridbus (Melbourne, Australia). Unicore… (Jerman). Dan masih banyak lainnya…Secara generik. 

Keuntungan Utama Penggunaan Grid Computing     

 * Teknologi  grid computing mampu menjadi solusi bagi perusahaanperusahaan untuk memiliki suatu    sistem informasi yang berteknologi canggih,      yang mampu mendukung kinerja perusahaan, dengan biaya yang lebih murah.      
* Kemampuan teknologi tersebut untuk mendukung kinerja perusahaan tidak  diragukan lagi. Teknologi grid computing membuka peluang bagi adanya    kerjasama lintas organisasi, lintas benua, dan lintas bangsa. Selain itu, terbuka pula peluang untuk  melakukan komputasi yang rumit dengan menggunakan   superkomputer yang canggih, tanpa harus melakukan investasi besar-besaran dalam bidang teknologi informasi.  
      Grid computing menjadi suatu hal yang menjanjikan bagi perusahaan disebabkan oleh 3 hal, yaitu:
(1) lebih hemat biaya dalam  penggunaan sejumlah tertentu sumber daya komputer,
 (2) sebagai cara untuk memecahkan masalah yang mungkin tidak dapat dipecahkan tanpa sejumlah besar daya komputasi, dan
(3) karena menunjukkan bahwa sumberdaya dari banyak komputer dapat kooperatif dan dimanfaatkan secara sinergis, serta dikelola sebagai sebuah kolaborasi mencapai tujuan bersama

Kekurangan Grid Computing
       Kekurangan pada grid computing yang lebih saya tekankan disini adalah mengenai hambatan yang dialami oleh masyarakat Indonesia dalam mengaplikasikan teknologi grid computing. Hambatan-hambatan tersebut adalah sebagai berikut :
1.     Manajemen institusi  yang terlalu birokratis menyebabkan mereka enggan untuk fasilitas yang dimiliki untuk digunakan secara bersama agar mendapatkan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat luas.
2.    Masih sedikitnya sumber daya manusia yang  kompeten dalam mengelola grid computing.
3.    Kurangnya pengetahuan yang mencukupi bagi teknisi IT maupun user non teknisi mengenai manfaat dari grid computing itu sendiri.
Dengan adanya beberapa manfaat dan hambatan mengenai tersedianya grid computing di Indonesia, maka harus ada solusi yang berfungsi untuk mewujudkan manfaat dan menghilangkan hambatan yang muncul tersebut. Solusi itu antara lain adalah sebagai berikut :
1. Memberikan sosialisasi pada instansi pendidikan maupun institusi non pendidikan mengenai manfaat serta biaya dengan menggunakan sistem komputasi grid.
2. Kerjasama riset dan pengembangan antara departement dalam suatu perguruan tinggi dan industri.
3. Diberikannya mata kuliah tentang grid computing sehingga dapat menghasilkan generasi yang menguasai teknologi ini.
4. Adanya pengembangan aplikasi yang relevan dengan grid computing.

Penerapan Grid Computing
Selanjutnya saya akan memberikan beberapa contoh penerapan komputasi grid di berbagai bidang. Tanpa panjang lebar, berikut adalah beberapa contoh penerapannya:
Scientific Simulation: Komputasi grid diimplementasikan di bidang fisika, kimia, dan biologi untuk melakukan simulasi terhadap proses yang kompleks.
Medical Images: Penggunaan data grid dan komputasi grid untuk menyimpan medical-image.
Contohnya adalah eDiaMoND project
Computer-Aided Drug Discovery (CADD): Komputasi grid digunakan untuk membantu penemuan obat. Salah satu contohnya adalah: Molecular Modeling Laboratory (MML) di University of North Carolina (UNC)
Big Science: Data grid dan komputasi grid digunakan untuk membantu proyek laboratorium yang disponsori oleh pemerintah. Contohnya terdapat di DEISA
e-Learning: Komputasi grid membantu membangun infrastruktur untuk memenuhi kebutuhan dalam pertukaran informasi dibidang pendidikan. Contohnya adalah AccessGrid
Visualization: Komputasi grid digunakan untuk membantu proses visualisasi perhitungan yang rumit.
Microprocessor design: komputasi grid membantu untuk mengurangi microprocessor design cycle dan memudahkan design center untuk membagikan resource lebih efisien. Contohnya ada di Microprocessor Design Group at IBM Austin
Sumber: Grid Computing in Research and Education, IBM


Jumat, 18 April 2014

PEMANFAAATAN COULD COMPUTING BESERTA PERUSAHAAN JASA LAYANANNYA



Pada era globalisasi ini, kita membutuhkan segala sesuatu yang serba cepat dan mudah, mungkin dahulu sesuatu yang cepat dan mudah agak sulit kita temui namun untuk sekarang untuk mendapatkan itu semua sudah tidak sulit, kita dapat mengakses data dimanapun dan kapanpun asalkan kita terhubung dalam jaringan internet semuanya sangat cepat untuk sekarang seperti biasanya misalnya da tugas kelompok yang memegang data hanya satu orang jika orang tersebut tidak masuk maka anggota yang lainnya tidak dapat maju untuk mempresntasikan hasil kerja kelompok mereka untuk zaman sekarang harusanya alasan semacam itu sudah tidak berguna karena sekarang kita dapat memanfaatkan could computing, yaitu ita dapat menyimpan data di awan (internet) sehingga jika anggota yang satu tidak hadir, itu tidak akan jadi masalah untuk anggota yang lainnya karena anggota yang lainnya pun dapat mengakses nya, berkat could computing kini semuanya menjadi lebih mudah dan efisien. Baiklah mari kita lihat manfaat apa saja sich yang dapat kita terima dari penggunaan could computing : 

 
Pemanfaatan Cloud Computing

·  Skalabilitas, yaitu dengan cloud computing kita bisa menambah kapasitas penyimpanan data kita tanpa harus membeli peralatan tambahan, misalnya hardisk dll. Kita cukup menambah kapasitas yang disediakan oleh penyedia layanan cloud computing.
·   Aksebilitas, yaitu kita bisa mengakses data kapanpun dan dimanapun kita berada, asal kita terkoneksi dengan internet, sehingga memudahkan kita mengakses data disaat yang penting.
·       Kemanan, yaitu data kita bisa terjamin keamanan nya oleh penyedia layanan cloud computing, sehingga bagi perusahaan yang berbasis IT, data bisa disimpan secara aman di penyedia cloud computing. Itu juga mengurangi biaya yang diperlukan untuk mengamankan data perusahaan.
·       Kreasi, yaitu para user bisa melakukan/mengembangkan kreasi atau project mereka tanpa harus mengirimkan project mereka secara langsung ke perusahaan, tapi user bisa mengirimkan nya lewat penyedia layanan cloud computing.
·   Kecemasan, ketika terjadi bencana alam data milik kita tersimpan aman di cloud meskipun hardisk atau gadget kita rusak
Penggunaan Cloud Computing di berbagai bidang
 1.   Penggunaan Cloud Computing di bidang Kedokteran
Pada bidang ini, oenggunaan teknologi CC seperti hal nya “Telemedicine”, yakni pelayanan di bidang kesehatan jarak jauh. Dimana pasien dan dokter dapat berkonsultasi jarak jauh tanpa tatap muka secara langsung. Baik menggunakan pesawat telepon atau internet.
Telemediine digunakan sebagai transfer data medis elektronik dari satu tempat ke tempat lain via online. Manfaat yang ditawarkan dalam penggunaan Telemedicine sangat banyak, seperti hal nya efektivitas wakti , biaya dan tenaga.
2.   Penggunaan Cloud Computing untuk Perguruan Tinggi
Contoh penerapan untuk perguruan tinggi adalan Sistem Informasi Akademik Digital. Salah satu nya SIAKAD Online. SIAKAD Online merupakan penyedia jasa layanan cloud computing khusu di bidang pendidikan level perguruan tinggi. Pihak kampus sebagai pengguna cukup melakukan pendaftaran secara online. Setelah mendapat konfirmasi dari pihak penyedia layanan, pihak kampus dapat langsung menggunakan sistem informasi akademik dengan fitur-fitur yag telah disediakan oleh penyedia layanan. Sistem ini menerapkan cloud computing model SaaS (Software as a Service). Penggunaan ini tidak membutuhkan adanya pembelian server atau pembuatan aplikasi yang brgiyu rumit. Dan tidak perlu memikirkan atau menegluarkan biaya yang besar untuk pemeliharaan server dan aplikasi. Semua itu sudah menjadi tanggung jawab pihak penyedia layanan. Dengan demikian, penerapan cloud computing dapat dijadikan solusi bagi institusi pemdidikan untuk meningkatkan mutu pendidikan dengan biaya ynag murah. Namun pnerapan cloud computing harus ditunjang juga oleh fasilitas internet.

Perusahaan Jasa Cloud Computing
1.  Google Drive
Google Drive adalah layanan penyimpanan Online yang dimiliki Google. Google Drive diluncurkan pada tanggal 24 April 2012.  Google Drive memberikan kapasitas penyimpanan sebesar 5GB kepada setiap penggunanya. Kapasitas tersebut dapat ditambahkan dengan melakukan pembayaran atau pembelian Storage. Penyimpanan file di Google Drive dapat memudahkan pemilik file dapat mengakses file tersebut kapanpun dan dimanapun dengan menggunakan komputer desktop, laptop, komputer tablet ataupun smartphone. File tersebut juga dapat dengan mudah dibagikan dengan orang lain untuk berbagi pakai ataupun melakukan kolaborasi dalam pengeditan.
2.  Windows Azure
Windows Azure adalah sistem operasi yang berbasis cloud computing, dibuat oleh Microsoft untuk mengembangkan dan mengatur aplikasi serta melayani sebuah jaringan global dari Microsoft Data Centers. Windows Azure yang mendukung berbagai macam bahasa dan alat pemograman. Sistem operasi ini dirilis pada 1 Februari 2010
3.  HP Cloud Service Automation Software
HP Cloud Service Automation Software adalah cloud management software dari Hawlett-Packard yang digunakan oleh perusahaan dan agen pemerintahan untuk mengotomatisasi manajemen cloud berbasis IT-as-a-service. Dari pemesanan, ketentuan dan pension.
Dan masih banyak lagi, dibawah ini adalah perusahaan penyedia jasa Cloud Computing terbaik dan daftar CEO di tahun 2014

 



REFERENSI :